
Survei Akreditasi Luring Dimulai, Bupati Banyumas Beri Dukungan Penuh Untuk RSUD Banyumas
BANYUMAS – RSUD Banyumas menjalani survei akreditasi secara luring oleh Lembaga Akreditasi Rumah Sakit Damar Husada Paripurna (LARS DHP) selama dua hari sebagai bagian dari rangkaian penilaian akreditasi rumah sakit. Pelaksanaan survei yang berlangsung di RSUD Banyumas tersebut turut dihadiri Bupati Banyumas, Ketua Dewan Pengawas RSUD Banyumas, serta Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Banyumas, Senin (28/9/2026).
Kehadiran jajaran Pemerintah Daerah dan Dewan Pengawas menjadi bentuk dukungan terhadap komitmen RSUD Banyumas dalam meningkatkan mutu pelayanan dan keselamatan pasien. Pada kesempatan tersebut, Bupati Banyumas memberikan dukungan kepada seluruh civitas hospitalia yang telah mempersiapkan diri menghadapi proses survei akreditasi.
Bupati Banyumas juga menyampaikan kepada tim surveior LARS DHP agar dapat melakukan penilaian secara objektif terhadap seluruh aspek penyelenggaraan pelayanan di RSUD Banyumas. Proses penilaian diharapkan dapat memberikan gambaran secara utuh mengenai pelaksanaan standar pelayanan sekaligus menjadi bahan evaluasi bagi rumah sakit.
“Silakan dilakukan penilaian secara objektif. Kami memberikan kesempatan kepada tim surveior untuk melihat dan menilai kondisi RSUD Banyumas sesuai dengan standar yang telah ditetapkan,” ujar Bupati Banyumas dalam kesempatan tersebut.
Selama dua hari pelaksanaan survei, tim LARS DHP akan melakukan penilaian terhadap berbagai aspek penyelenggaraan rumah sakit melalui telaah dokumen, observasi lapangan, wawancara serta penelusuran implementasi standar pelayanan.
Seluruh civitas hospitalia RSUD Banyumas mengikuti rangkaian kegiatan dengan kesiapan dan keterbukaan sebagai bagian dari upaya menunjukkan pelaksanaan pelayanan yang berorientasi pada mutu dan keselamatan pasien.
Pelaksanaan survei akreditasi tersebut sekaligus menjadi momentum bagi RSUD Banyumas untuk melakukan evaluasi secara menyeluruh dan memperkuat budaya mutu di lingkungan rumah sakit. Bagi RSUD Banyumas, akreditasi bukan sekadar proses penilaian, tetapi menjadi bagian dari perjalanan berkelanjutan untuk memastikan pelayanan kesehatan yang aman, bermutu, profesional, serta mampu memberikan manfaat terbaik bagi masyarakat.

