
RSUD Banyumas Gelar Workshop Managemen Resiko
Dalam upaya meningkatkan keselamatan pasien dan mutu pelayanan kesehatan, RSUD Banyumas melalui Instalasi Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) menyelenggarakan Workshop Manajemen Risiko Rumah Sakit yang berlangsung di Gedung Lantai 3 Aula Thalasemia RSUD Banyumas pada Sabtu Paing (30/5/2026).
Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen RSUD Banyumas dalam menerapkan budaya keselamatan dan pengelolaan risiko di lingkungan rumah sakit. Mitigasi risiko dinilai penting untuk mengidentifikasi, menganalisis, serta meminimalkan berbagai potensi risiko yang dapat terjadi dalam proses pelayanan kepada pasien maupun operasional rumah sakit.
Manajemen risiko adalah proses sistematis dan terstruktur untuk mengidentifikasi, menganalisis, mengevaluasi, dan mengendalikan ketidakpastian dalam suatu organisasi
Tujuannya adalah untuk meminimalkan dampak negatif atau ancaman, sekaligus memaksimalkan peluang demi mencapai tujuan yang diharapkan.
Langkah Langkah dari Managemen Resiko
- Menetapkan KOnteks
- Identifikasi Resiko
- Analisis Resiko
- evaluasi Resiko
- Penanganan Resiko / Risk Treatment
- Monitoring dan Review
- Komunikasi dan Konsultasi

Hadir dalam kegiatan ini sekitar 70 Orang Peserta yang terdiri dari :
- Kepala / Wakil Kepala Instalasi
- Kepala Ruang
- Perwakilan :
- Bagian Keuangan,
- Bidang Keperawatan
- Bidang Pelayanan Medis
- Bidang Penunjang Medis
- Kasir
- Bagian Keuangan
- Bagian Umum dan Kepegawaian
- Bagian Perencanaan
- Staf HOA
- Loundry - Komite Medis / Keperawatan / Nakes Lain
- MPP
- PPI
- Sub Komite Managemen Resiko
- Sub Komite Keselamatan PAsien
- Sub Komite Peningkatan Mutu
.jpeg)
Wakil Direktur Pelayanan RSUD Banyumas, dr. Novita Sabjan, MM menyampaikan bahwa setiap unit kerja perlu memiliki pemetaan risiko yang jelas sebagai langkah antisipasi terhadap berbagai kemungkinan yang dapat memengaruhi kualitas pelayanan.
Mitigasi resiko penting dilakukan untuk meminimalisir resiko yang akan terjadi pada setiap tindakan maupun hal yang mungkin terjadi
"Dengan di laksanakan Workshop ini harapanya adalah Saatnya kita Harus Proaktif bukan reaktif, berikan yang terbaik untuk RSUD Banyumas, lakukan mitigasi sebelum resiko yang buruk terjadi, Usai kegiatan ini diharapkan setiap Instalasi bisa memetakan resiko resiko yang ada di masing masing Instalasi / Ruang dengan menerapkan manajemen resiko secara efektif dan efisien." pungkasnya.
.jpeg)
.jpeg)
.jpeg)
.jpeg)
Workshop menghadirkan empat narasumber yang kompeten di bidangnya, yaitu
- Dewi Natalia H., S.Kep., Ns., M.Kep.,
- Puji Lestari, S.Kep., Ns.
- Eti Siskowati, S.Kep., Ns., M.Kep.
- Asfan Syaiful Umam, S.Kom.

Kegiatan ini dipandu oleh moderator Neny Ariyanti, S.Kep., Ns.
.jpeg)
Melalui workshop ini, peserta mendapatkan pemahaman mengenai pentingnya manajemen risiko sebagai bagian dari tata kelola rumah sakit yang baik. Diharapkan seluruh instalasi di RSUD Banyumas mampu mengidentifikasi potensi risiko sejak dini, menyusun langkah mitigasi yang tepat, serta meningkatkan kualitas pelayanan yang aman, efektif, dan berorientasi pada keselamatan pasien. Dengan demikian, RSUD Banyumas dapat terus memberikan pelayanan kesehatan yang profesional, berkualitas, dan terpercaya bagi masyarakat Banyumas dan sekitarnya.


