Instalasi Pelayanan Kesehatan Jiwa Terpadu

Maksud

Meningkatnya kualitas pelayanan kesehatan jiwa di RSU Banyumas disemua tataran kelas pelayanan melalui pelayanan kesehatan jiwa yang terpadu sehingga mampu meningkatkan derajat kesehatan masyarakat khususnya Banyumas dan sekitarnya

Tujuan

  1. Terwujudnya pelayanan kesehatan jiwa satu atap dengan unit-unit pelayanan jiwa terkait (Rawat Inap, Rawat Jalan, Napza, Psikologi, IGD Psikiatri, dan NAPZA, Psikiatri Forensik, Gelandangan Psikotik) dan menjadi satu atap pula dengan unit-unit pendukung (depo farmasi, kasir, pendaftaran, Rekam Medik, dan unit-unit pendukung lainnya).
  2. Fasilitas Pelayanan

    Gedung

    1. Ruang Rawat Jalan 2 Klinik.
    2. Ruang Emergency Psikiatrik 1 unit.
    3. Ruang Rawat Inap dengan 110 TT dengan Rincian :
      1. Ruang Psikiatri Forensik dengan kapasitas tampung 5 tempat tidur
      2. Ruang Intensive Psikiatri dengan kapasitas tampung 5 tempat tidur
      3. Ruang gelandangan Psikotik 8 TT
      4. Ruang Utama dengan kapasitas tampung 10 tempat tidur
      5. Ruang kelas I dengan kapasitas tampung 8 tempat tidur
      6. Ruang kelas II dengan kapasitas tampung 18 tempat tidur
      7. Ruang GMO dengan kapasitas tampung 3 tempat tidur
      8. Ruang Psikogeriatri dengan kapasitas tampung 3 tempat t
      9. Ruang kelas III kapasitas tampung 50 TT

    Ruang Perawatan

    1. RUANG ARJUNA Adalah Ruang Kelas utama. Terdiri dari 10 kamar  masing –masing 1 TT. Ruang GMO 2 kamar masin-masing 3 tempat tidur
    2. RUANG BIMA Adalah Ruang Kelas II. Terdiri dari 4 kamar masing –masing 2 TT. Ruang kelas III a 6 kamar masing –masing 3 TT
    3. RUANG NAKULA Adalah Ruang Kelas III b  dengan fasilitas ditunggu oleh keluarga pasien dengan 2 kamar,  kelas III putri : 10TT, kelas III putra 14 TT
    4. RUANG SADEWA Adalah Ruang Kelas III b dengan fasilitas tanpa ditunggu oleh keluarga

    Ruang forensik 5 kamar masing –masing 1 TT

    Ruang UPIP  5 masing –masing 1 TT

    Kelas III putri1 kamar 8 TT

    Kelas III putra 2 kMr masing maasing 14 TT

    Ruang Gelatik/gelandangan psikotik : 2 kamar masing –masing 4 TT

     

    Sarana Pendukung

    1.Ruang conference 3 unit

    2.Ruang Perpustakaan 1 unitr

    3.Ruang kasir 1 unit

    4.Ruang pendaftaran 1 unit

    5.Ruang TPRRI 1 unit

    6.Ruang halte ambulance 1 unit

    7.Ruang RM 1 unit

    8.Ruang farmasi 1 unit

    9.Ruang jemuran, cucian, taman 1 unit

    10.  Ruang terapi aktifitas kelompok 2 unit

    11.  Ruang penyuluhan, olahraga 1 unit

    12.  Ruang tunggu 4 unit

    13.  Ruang kamar mandi, WC umum 4 unit

    14.  Ruang residen 1unit

    15.  Ruang dokter muda 1 unit

    16.  Ruang ners muda 1 unit

    17.  Ruang mahsiswa 1 unit

    18.  Ruang Sekretariat Puntadewa 1 unit

    19.  Ruang Psikoterapi 2 unit

    Pelayanan Klinis

      1. Pelayanan Rawat Jalan Psikiatri
      2. Pelayanan Rawat Inap Psikiatri
      3. Pelayanan Gawat Darurat Psikiatri
      4. Pelayanan Rawat Jalan dan Rawat Inap Psikologi
      5. Pelayanan NAPZA
      6. Pelayanan Home Care

    2. Terapi Modalitas

    3. Somato Terapi

     

    1). Psikofarmaka

    Psikofarmaka atau obat psikotropik atau psikotropika adalah obat yang bekerja scr selektif pada susunan sarap pusat (SSP) dan mempunyai efek efek utama terhadap aktifitas mental dan perilaku, digunakan untuk terapi gangguan psikiatrik.

     

    2). Terapi Kejang Listrik (TKL) / Elektro Convulsion Therapi (ECT)

    Adalah Suatu intervensi non farmakologis dengan menggunakan aliran listrik yang singkat melalui otak untuk menginduksi kejang menyeluruh di susunan saraf pusat dengan atau tanpa dibawah anestesi umum dan relaksan otot

     

    1. Terapi Individu

    a). Psikoterapi

    Berasal dari dua kata yaitu “psiko” dan “terapi”. Psiko = kejiwaan atau mental Terapi = penyembuhan atau usaha. Psikoterapi adalah Proses formal interaksi antara profesional dan klien menuju pada perubahan atau penyembuhan

    Psikoterapi dilakukan pada hari Senin, Rabu, atau Jumat oleh Psikolog dan perawat yang berkompeten

     

    b). Terapi Kognitif

    Terapi kognitif adalah terapi yang berfokus pada masalah, orientasi pada tujuan, kondisi dan waktu saat ini. Terapi ini memandang Individu sebagai pembuat keputusan yang penting. Terapi kognitif menunjukan kefektifan penanganan dalam masalah klinik misalnya cemas, sczizoprenik, substance abuse, gangguan kepribadian, dan gangguan mood.

    c). Terapi Perilaku.

    d). Konseling

    e). Terapi Individu lainnya

     

    • Terapi Aktifitas Kelompok (TAK)

    Terapi aktivitas kelompok adalah suatu upaya psikoterapi untuk memfasilitasi proses kesembuhan sejumlah klien pada waktu yang sama

    Terapi Aktifitas Kelompok (TAK) dilaksanakan satu minggu sekali yaitu setiap hari jumat. TAK dilakukan kepada pasien Maentenance dan health promotion. Jenis TAK yang yang dilakukan antara lain TAK Sosialisasi, Tak Perilaku Kekerasan, TAK Sensori, dan TAK Persepsi.

     

    • Terapi Keluarga

    Terapi keluarga adalah terapi yang bertujuan untuk mengidentifikasi mekanisme koping keluarga dalam mengatasi masalah untuk kemudian diubah atau diperkuat agar bisa memfasilitasi proses kesembuhan.Terapis hanya sebagai motivator dan tidak bersifat menghakimi. Tujuan terapi keluarga yang utama adalah memandirikan keluarga untuk mengidentifikasi masalah yang dialami oleh setiap anggota keluarga, memberikan dukungan emosional dan mencarikan alternatif solusi (jika memungkinkan) melalui komunikasi terbuka

    Terapi keluarga dilaksanakan sesuai kebutuhan. Terapi ini dilakukan pada keluarga pasien yang memiliki multi konflik yang sangat berpengaruh dalam keseharian pasien.

    • Terapi Komplementer

    Terapi Komplementer adalah terapi pendukung yang telah terbukti memfasilitasi proses kesembuhan. Terapi komplementer yang dikembangkan antaralain :

     

    a). Psikoreligius

    b). Hidrotherapy

    c). Art Therapy

    d). Sport Therapy

    e). Dance Therapy

    f). Terapi Komplementer lainnya

     

    Pelayanan Pendidikan dan Riset

    Dalam perannya sebagai RS Pendidikan, Instalasi Kesehatan Jiwa Terapdu menjadi lahan praktik mahasiswa kedokteran, keperawatan, Psikologi, dan minat kesehatan lainnya dari berbagai institusi pendidikan, antara lain : Universitas Gadjah Mada, Universitas Jendral Soedirman, Universitas Muhammadiyah Purwokerto, Poltekes Al Irsyad Al islamiyah Cilacap, dan AKPER Seruling Mas Cilacap dan beberapa institusi pendidikan lainnya. Juga Menjadi lahan penelitian bagi mahasiswa, dosen dan karyawan.

     

    Pelayanan Kesehatan Jiwa Masyarakat

    Dalam upaya meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan jiwa kepada masyarkat dan mencapai Visi memberikan pelayanan kesehatan terpadu paripurna, pada 14 Maret 2006 Paguyuban Kesehatan Jiwa Puntadewa di bentuk dengan output utama memfasilitasi proses kesembuhan penderita gangguan jiwa melalui peningkatan kepedulian dan jejaring pelayanan. Dan  Meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap penderita gangguan jiwa secara komprehensif dengan melibatkan seluruh pihak terkait secara sinergis dan berkesinambungan

    Ke depan kegiatan Puntadewa akan lebih difokuskan pada upaya pelayanan kesehatan jiwa berbasis masyarakat. Melalui kegiatan ini diharapkan masyarakat semakin paham tentang gangguan jiwa, mampu merawat pasien gangguan jiwa lebih manusiawi, dan berperan serta aktif dalam proses rehabilitasi pasien gangguan jiwa.